Konsep Komunikasi Dalam Pendidikan

Konsep Komunikasi Dalam Pendidikan – Proses pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya komunikasi dan komunikasi yang efektif antara guru dan siswa. Oleh karena itu, ada kebutuhan mendesak untuk mempelajari konsep komunikasi dan komunikasi dalam pendidikan dan untuk mengetahui perbedaan di antara keduanya. Pada artikel ini, pelajari tentang makna dan konsep komunikasi dan komunikasi dalam proses pendidikan.

Konsep Komunikasi Dalam Pendidikan

Komunikasi adalah proses mentransfer informasi, keinginan, perasaan, pengetahuan dan pengalaman dari satu pihak ke pihak lain secara lisan atau dengan menggunakan simbol, kata-kata, gambar dan statistik dengan maksud membujuk, atau mempengaruhi perilaku. Komunikasi adalah suatu proses di mana dua pihak berbagi ide, konsep, perasaan, arah, atau praktik praktis, dan kedua pihak ini dapat berupa orang dan orang lain, atau orang dan orang lain, atau orang dan mesin, atau mesin dan sebuah mesin.

Al-Tobji mendefinisikannya sebagai: proses atau metode dimana pengetahuan ditransfer dari satu orang ke orang lain, sehingga menjadi umum di antara mereka, dan mengarah pada pemahaman antara dua orang ini, atau lebih. Mengingat hal di atas, ilmu ini memiliki elemen dan komponen yang mengikutinya, tujuan yang ingin dicapai, dan area di mana ia beroperasi dan mempengaruhinya.

John Dewey mendefinisikannya sebagai: proses berbagi pengalaman dan membuatnya akrab antara dua atau lebih individu. Dan Abdel Hafez Salama mendefinisikannya sebagai proses interaksi bersama antara dua pihak (dua orang, dua kelompok, atau dua masyarakat) untuk bertukar ide atau pengalaman tertentu melalui suatu sarana. Mencermati dua definisi komunikasi yang terakhir, dapat dikatakan bahwa proses komunikasi bukanlah suatu proses transfer dari satu pihak ke pihak lain sehingga salah satunya sebagai pengirim dan yang lainnya sebagai penerima selama proses komunikasi, tetapi merupakan proses interaktif timbal balik yang berkelanjutan antara kedua pihak.

👉 TRENDING :   Percepatan Keaktifan Data Guru dan Tenaga Kependidikan

Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa komunikasi dapat bersifat sosial dalam arti mempunyai fungsi-fungsi sosial, seperti halnya yang terjadi antara orang-orang dalam bidang-bidang kehidupan masyarakat, dan dapat bersifat mendidik apabila memiliki unsur pendidikan.

Fungsi Komunikasi pendidikan dapat didefinisikan sebagai: proses interaksi positif antara dua pihak yang ditandai dengan organisasi dan perencanaan Untuk mencapai tujuan tertentu yang bersifat kognitif, nilai, atau keterampilan dengan cara yang membantu mencapai tujuan tersebut dengan upaya yang paling sedikit dan sesingkat mungkin. waktu yang dihabiskan oleh pihak komunikasi.

Dan ketika kita mengatakan interaksi positif, proses komunikasi tidak berjalan satu arah dari sumber ke penerima, tetapi merupakan proses timbal balik di mana individu dapat menjadi sumber sekali, dan penerima lagi, dan penerima juga dapat menjadi sumber. penerima sekali, dan kemudian sumber agar interaksi terjadi antara kedua pihak. Atas dasar ini, proses pengajaran adalah proses komunikasi yang melibatkan guru dan siswa, dan merupakan proses melingkar yang berkelanjutan antara guru dan siswa yang berisi pengirim, penerima, pesan, dan saluran transmisi yang dapat dinyatakan sebagai berikut:

Jenis-jenis komunikasi tersebut adalah:

  1. Komunikasi diri: Ini berarti bahwa pihak-pihak dalam komunikasi dalam jenis ini adalah orang dan dirinya sendiri.
  2. Komunikasi bilateral: Ini adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang dan mungkin langsung (tatap muka) atau tidak langsung.
  3. Komunikasi kelompok: Ini adalah apa yang terjadi antara seseorang dan dua orang atau lebih, dan itu mungkin langsung atau tidak langsung.
  4. Hubungan spiritual: Ini adalah apa yang terjadi antara orang percaya dan Sang Pencipta melalui meditasi dan penyembahan.
  5. Komunikasi massa: Ini dilakukan melalui radio terbuka atau saluran siaran terbuka.
👉 TRENDING :   Cara Mengisi Di Laman ANBK Tahun 2022

Dalam hal sifat komunikator

  1. Komunikasi antara satu orang dengan orang lain.
  2. Komunikasi antara seseorang dan mesin seperti yang terjadi dengan komputer.
  3. Koneksi antara satu mesin dengan mesin lainnya. Seperti halnya dengan alarm dan terhubung ke mesin kontrol.

Dalam hal tujuan komunikasi

  1. Komunikasi edukatif, yaitu segala sesuatu yang mempunyai tujuan pendidikan dan pendidikan.
  2. Periklanan dan Komunikasi: Berbentuk berita dan promosi.
  3. Media dan budaya: yang bertujuan untuk menginformasikan, mengarahkan, membimbing dan mengangkat tingkat budaya di bidang politik, kesehatan, sosial dan ekonomi.

Konsep komunikasi dalam pendidikan

Konsep komunikasi tidak mengurangi konsep komunikasi, tetapi disebut metode pertukaran informasi antar individu.Informasi dapat dikirim dan diterima dalam banyak cara, seperti kata-kata lisan atau tertulis, dan ini diungkapkan dengan komunikasi verbal Perubahan wajah Jenis komunikasi ini disebut komunikasi nonverbal.

Atas dasar ini, komunikasi menuntut kemampuan individu untuk memahami dan memahami komunikasi verbal (lisan atau tulisan), kemampuan memahami ungkapan nonverbal yang berasal dari orang lain, dan kemampuan mengungkapkan secara nonverbal apa yang ingin disampaikannya kepada orang lain.